Anggota DPRD Sarpin Dukung Pengembangan Sektor Wisata Danau Kumbara Desa Kota Bangun 3
Destinasi wisata alam Danau Kumbara
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara
(Kukar) Sarpin mendukung upaya pengembangan destinasi wisata alam Danau Kumbara
yang terletak di Desa Kota Bangun III Kecamatan Kota Bangun Darat.
Menurut legislator PKB
ini, Kukar memiliki banyak potensi daerah yang kian berkembang dan menjanjikan,
salah salah satunya di sektor pariwisata. Dimana di sektor tersebut menjadi
perhatian khusus bagi Pemerintah Daerah dalam peningkatan Pendapatan Asli
Daerah (PAD).
“Kota Bangun III memiliki
destinasi wsiata alam yaitu Danau Kumbara. Obyek wisata ini ramai di kunjungi
oleh wisatawan dari berbagai wilayah di Kukar, kami dari legislatif siap
memberikan dukungan agar sektor wisata Kukar terus maju dan berkembang termasuk
obyek wisata Danau Kumbara ini,” kata Sarpin belum lama ini.
Terlebih lagi lanjut
Sarpin, destinasi wisata Danau Kumbara masuk dalam nominasi dan meraih juara 2
kategori Daya Tarik Pengunjung dan Layanan pada Anugerah Tempat Wisata Idaman
(ATWI) 2023 yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara
(Kukar) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar.
“Atas penghargaan ini
tentu sangat tepat kita memberikan dukungan dan dorongan agar destinasi Danau
Kumbara ini semakin menjadi andalan khususnya di kawasan wilayah ulu Kukar,”
harapnya.
Sementara itu, Kepala Desa
Kota Bangun III Lilik Hendrawanto menjelaskan, pembangunan destinasi wisata
alam Danau Kumbara itu dibangun sejak 2020 lalu oleh Pemerintah Desa Kota
Bangun III yang memanfaatakan kolam bekas galian tambang batu bara.
Berbagai fasilitas pun
terus dibangun dan ditata, guna menarik perhatian pengunjung. Selain menawarkan
nuansa alam yang masih hijau, destinasi wisata ini sendiri juga mengedepankan
edukasi yang berbasis kearifan lokal.
“Alhamdulillah, destinasi
wisata Danau Kumbara ini terus dilakukan pengembangan, dan kami lebih
mengedepankan edukasi yang berbasis kearifan lokal,” ujar Lilik Hendrawanto.
Meski anggarannya melalui
anggaran Pemerintah Desa, namun pengerjaan dilakukan secara gotong royong oleh
warga setempat. Sedangkan dalam pengelolaan destinasi wisata tersebut, juga
melibatkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yakni Pokdarwis Mahardika.
“Pembangunannya melalui
anggaran Desa, namun dikerja secara gotong royong oleh warga setempat, dan
dikelola oleh Pokdarwis Mahardika Kota Bangun III,” terang Lilik Hendrawanto.(adv)